Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Agustus 2026

Nuklir Indonesia dan mikrofon yang ditepis presiden


Maaf, agak telat menuliskan ini.

Saat audiensi BRIN ke Istana Negara pada hari Kamis, 6 Agustus 2026 silam, para periset BRIN melalui para Kepala Organisasi Riset dan Pusat Riset di lingkungan BRIN menyampaikan hasil riset dan inovasi mereka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Ada beberapa hal yang dianggap remeh atau sepele oleh khalayak, seperti sepatu karet dan keripik kentang. Mengenai yang itu, saya tidak mau mengomentari, tapi saya akan sampaikan sepatah-dua patah kata mengenai kejadian lain: pada waktu Prof. Dr. Syaiful Bakhri —Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN)— menyampaikan potensi uranium dan thorium di Indonesia, Pak Presiden menepis mikrofonnya. Lho, ada apa?

Sabtu, 01 Agustus 2026

Does grammar really matter?



Given a question
: Does grammar matter?

Short answer: It depends.

Long answer:

Rabu, 29 Juli 2026

Absolute Cinema: The Odyssey dalam visi Christopher Nolan


Kemarin sore, pukul 18:05 WIB, saya menonton The Odyssey setelah menunggu hampir 2 minggu agar kebagian kursi baris D atau E (jujur, malas mendongak di barisan depan). Tak seperti biasanya, IMAX hari itu penuh sesak padahal hari kerja! Tentu, siapa pun yang telah mengenal racikan Christopher Nolan —mulai dari The Dark Knight Trilogy, Dunkirk, hingga Oppenheimer— pasti penasaran dengan visi Nolan dalam menggambarkan epos yang telah dikisahkan puluhan generasi ini. Jadi, mari kita ulas The Odyssey versi Christopher Nolan yang telah memenuhi IMAX selama dua minggu ini.

Selasa, 28 Juli 2026

Mengapa kita belajar bahasa Inggris?

 


Entah pernah ditulis di sini atau belum, tapi saya ingin membuka tulisan ini dengan sebuah cerita: Pada suatu hari di saat saya masih kelas 1 SMP, di saat tidur siang saya dibangunkan secara paksa oleh ibu. "Ayo berangkat les bahasa Inggris." Tentu saja saya berontak dan merasa sudah bisa kok ngapain les-les segala. Dengan sepeda motor bututnya ibu mengantarkan saya ke tempat les di kota kecamatan, yang jaraknya sekitar 6 atau 7 km dari rumah. Kondisi ekonomi keluarga kami saat itu pas-pasan —kelas menengah, kalau orang-orang bilang. Namun, untuk urusan pendidikan, orang tua saya tak pernah berpikir dua kali. Seringkali saya menangis tersedu-sedu jika tidak dibelikan mainan. Tapi, kalau untuk keyword "pendidikan", pasti akan diusahakan. Dari situlah, saya mulai berkenalan (secara lebih mendalam) dengan bahasa yang super inkonsisten ini.

Kamis, 23 Juli 2026

Monetisasi merusak kesenangan berinternet


Sebagai seorang warga kabupaten yang orang-orang harus googling dulu untuk memastikan di mana letaknya dalam peta pulau Jawa, saya merasa cukup beruntung untuk bisa mengenal komputer pada saat kelas 5 SD —sekitar tahun 2004. Kala itu, masih banyak tempat rental komputer dan kursus komputer —suatu hal yang terdengar janggal hari ini.

Rabu, 22 Juli 2026

Bahasa membentuk pola pikir

 


"Astaga, Dompetku hilang!"

Kalimat menyeramkan itu terdengar sangat natural dalam bahasa Indonesia. Dalam ungkapan itu, subjeknya adalah dompet itu sendiri. Seolah-olah dompet tersebut menghilang begitu saja. Dan sialnya, itu pernah terjadi pada saya.

Selasa, 21 Juli 2026

Kukureya, Vozinya, dan lidah kita yang sering kecele


Kemarin, Senin, 21 Juli 2026 pukul 2 dini hari saya ikut nonton bareng (nobar) final piala dunia di sebuah kafe. Saya sempat curi dengar ada penonton mengomentari "Ini siapa sih pemain kribo. Oh Cucurella." Dia mengucapkannya sebagaimana pengucapan dalam bahasa Indonesia, cu-cu-rel-la. Mendengar itu, saya sempat ingin berkomentar tapi saya simpan saja dan tetap fokus ke layar besar di depan. Kejadian kecil saat nobar itu membuatku sadar: betapa seringnya kita salah mengucapkan (mispronounce) nama orang, tempat, atau istilah asing dalam kehidupan sehari-hari.

Kamis, 16 Juli 2026

Berbagai insight baru setelah membaca ulang Around the World in 80 Days



Inilah tahun 1872.

Dunia telah berkembang dengan begitu pesat. Berbagai penemuan baru selama beberapa dasawarsa terakhir telah mengubah wajah dunia menuju modernitas dengan laju yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Mesin-mesin uap dengan efisiensi tinggi telah mengantarkan umat manusia menuju era revolusi industri, dan secara tak langsung juga menuju revolusi transportasi.

Selasa, 23 Juni 2026

Sastra Jepang dan Obsesi Menembus Waktu

 

Salah satu tema besar yang banyak diperbincangkan dalam ilmu Fisika Modern adalah waktu. Sejak pertengahan abad ke-20 hingga kini, waktu masih menjadi salah satu misteri alam semesta. Apakah waktu dan ruang itu saling terkait atau saling independen, apakah waktu bersifat relatif atau absolut, dan sebagainya.

Kamis, 17 April 2025

Merasa hampa setelah mnyelesaikan The Three-Body Problem Trilogy (Cixin Liu)


Pada pertengahan bulan puasa tahun 2024 silam, Netflix menayangkan Three-Body Problem. Musim pertama dari serial itu menceritakan tentang kontak pertama antara umat manusia di bumi dengan sebuah peradaban alien di bintang yang berjarak 4 tahun cahaya dari sistem tata surya. Musim pertama tersebut terdiri dari 8 episode, yang ternyata menceritakan isi (atau mengadaptasi cerita dari) buku pertama dari trilogi tersebut.

Rabu, 12 Oktober 2022

Tidak ada masalah dengan salam lintas agama, hanya saja...

 


"Assalamualaikum..., Selamat (pagi/siang/sore/malam), Shalom, Om swastiastu, Namo buddhaya, salam kebajikan."

 Entah dimulai sejak kapan salam lintas agama menjadi satu prosedur tetap bagi pejabat tuk membuka sambutannya. Menurut saya, sebenarnya sih tidak ada masalah dengan hal itu.

Minggu, 31 Juli 2022

Menulislah meskipun tidak ada yang membaca

 


"Cobalah buat suatu blog, dan mulai menulis di sana." Pikirku beberapa tahun silam. Dengan harapan bahwa hal itu akan mendatangkan keuntungan (finansial), saya pun rajin meng-update-nya. Tentu masih banyak hal yang tak seharusnya tertulis malah jadi tercurahkan di sana. Wajar, masih bocah.

Sabtu, 30 Juli 2022

Pertama kali: Nonton di teater 4DX CGV

 

"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk menonton film di teater 4DX CGV.  Awalnya saya kira 4DX itu "hanya" teater biasa dengan layar yang lebih besar, seperti IMAX di bioskop kompetitor. Ternyata saya salah. 4DX itu benar-benar memberikan pengalaman menonton yang sangat ciamik serta lain daripada yang lain.

Selasa, 12 April 2022

"Mau turun mana pak?"


Kata orang: "Kita adalah bangsa yang penuh basa-basi," yang tidak selalu bermakna jelek, tentu saja. Entah rasanya kayak "gatel" saja gitu kalau gak basa-basi. Baik di lingkungan tetangga, di transportasi umum, bahkan pas ngantre di suatu acara atau event yang lama dan panjaaaang banget.

Senin, 11 April 2022

Berpikir sebagai kolonialis dalam "Teh dan Pengkhianat"

Beberapa hari sebelum mulai puasa, saya pergi ke Gramedia. Waktu itu cuaca sedang tidak bersahabat, hujan ringan turun ketika saya dalam perjalanan ke sana. Tidak deras banget sih, jadi saya pikir tidak perlu harus memakai jas hujan. Eh ternyata lumayan bikin basah juga. Ya sudahlah ya, saya pikir kalau sudah masuk toko nanti akan kering.

Seperti selayaknya orang masuk Gramedia, saya melakukan ritual berputar-putar dulu, sok-sokan ngecek sana sini, bolak-balik membaca beberapa halaman buku yang pembungkus plastiknya terbuka.

Lalu langkah kaki ini terhenti. Hmm, ada satu buku yang menarik. Dari sampulnya terlihat kalau buku itu bergenre fiksi sejarah. Teh dan Pengkhianat judulnya, karangan Iksana Banu. Buku itu tipis, hanya 176 halaman, dengan harga yang hanya 60 ribu rupiah. Karena tidak ada contoh yang telah terbuka sampul plastiknya, tapi sepertinya bagus... ya sudahlah, saya bayar dan pulang. Dan rupanya hujan juga telah reda.

Rabu, 23 Maret 2022

Betapa susahnya menulis (2)


Suatu hari kamu mendapat sebuah ide untuk menulis suatu hal yang (menurutmu) akan sangat menarik dan keren untuk dituliskan. Kamu meramu ide tersebut di kepala, merumuskan kerangka dan alur dari tulisan yang akan kamu buat. Kamu tidak sabar untuk segera meraih laptopmu dan menuliskannya.

Minggu, 20 Maret 2022

Beberapa alasan untuk membeli (atau tidak membeli) Kindle e-reader

Sekitar setahunan ini saya telah memakai Kindle Paperwhite 10th edition 2018 (alias Kindle Paperwhite 4), dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Beberapa teman menanyakan apakah perangkat ini worth it untuk dimiliki, dan apakah bisa digunakan tuk melakukan fitur ini-itu.

Baiklah. Untuk menjawabnya, saya akan coba membuat daftar pertanyaan (dan jawabannya) yang bisa digunakan sebagai justifikasi untuk membeli (atau tidak membeli) Kindle e-book reader.

Jumat, 18 Februari 2022

Nginggris sih nginggris, tapi ya gak gitu juga...

Solusi "brachistochrone" versi Isaac Newton,
yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan tulisn di bawah.

Pernah dengar "bahasa inggrisnya pecel"? ada yang menyebut bahasa inggris pecel itu vegetable salad with peanut sauce. Lantas bahasa inggrisnya lotek apaan dong? Kan lotek juga sayuran yang dikasih bumbu kacang?

Selasa, 04 Januari 2022

Review Kartun Biologi

Kartun Biologi Kartun Biologi by Larry Gonick
My rating: 4 of 5 stars

Awalnya saya iseng beli Kartun Fisika dari pengarang yang sama. Benar-benar iseng tanpa ekspektasi apa pun. Ternyata Kartun Fisika memang bagus, bukan hanya "jargon" tapi betulan "berisi." Lalu saya jadi tertarik untuk menelusuri buku-buku Gonick yang lain dan diputuskanlah untuk membaca Kartun Biologi ini. Dan kebetulan Kartun Biologi menjadi buku pertama yang saya selesaikan di tahun 2022. Pembahasannya sungguh membuka wawasan. Bahkan bagi saya yang selama SMA mengalami kesulitan di pelajaran Biologi, buku ini cukup mudah dimengerti.

Sabtu, 01 Januari 2022

Apa saja yang ku baca sepanjang 2021



Tahun 2021 telah berakhir. Seperti yang sudah-sudah, saya (berusaha) membuat kaleidoskop tahunan untuk merekap apa saja yang telah terjadi di tahun ini. Nah, mulai tahun ini (dan semoga tahun-tahun selanjutnya juga) saya juga akan merekap buku-buku apa saja yang telah dibaca, dengan merangkum secara singkat isi buku-buku yang telah dibaca dan tentu saja penilaian (subyektif) akan buku tersebut. Rekapan ini bisa dibilang merupakan versi lebih panjang dari thread twitter berikut:

Selama 2021 kemarin saya menargetkan untuk menyelesaikan 20 buku, dan ternyata terlampaui juga, malahan surplus. Kebiasaan membaca ini juga berkat Kindle Paperwhite 4 yang saya beli beberapa waktu lalu, yang membuat kegiatan membaca buku menjadi sangat praktis dan bisa dilakukan di mana pun kapan pun (lah kok ngiklan).

Baiklah, berikut buku-buku yang telah saya selesaikan selama tahun 2021, diurutkan berdasarkan waktu penyelesaiannya.