| By NASA/SDO (AIA) - http://sdo.gsfc.nasa.gov/assets/img/browse/2010/08/19/20100819_003221_4096_0304.jpg, Public Domain, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=11348381 |
Pada tahun 1868, seorang astronom Prancis, Pierre Janssen, dan astronom Inggris, Norman Lockyer, menemukan satu unsur baru melalui pengamatan terhadap spektrum cahaya Matahari. Mereka yang mengira unsur itu hanya ada di matahari, lantas menamainya Helium —berdasarkan nama Helios, sang dewa Matahari.