Senin, 03 Agustus 2026

Layar Kindleku berbayang!


Akhir-akhir ini, saya lebih sering membaca buku fisik (walaupun lebih seringnya lagi tidak membaca buku). Setelah menonton Odyssey di IMAX minggu lalu, saya terinspirasi untuk membaca "sumber primer"nya, yaitu puisi the Odyssey —yang ternyata ada promo bundle dengan the Iliad, dengan harga setengah dolar. Langsung saya checkout.

Setelah buku baru itu masuk ke perangkat Kindle saya, langsunglah saya buka, dan... keluar bayangan!

Usia perangkat memang tidak bisa bohong. Memang, saya pertama kali membeli Kindle ini pada tahun 2021 (lima tahun silam!), tapi Kindle ini sendiri adalah seri Kindle Paperwhite 2018 yang tidak dijual secara resmi di Indonesia. Usia "beneran" perangkat Kindle ini sudah lebih dari 8 tahun.

Setelah mendapati adanya bayang-bayang di layar e-ink itu, tentu saja yang pertama kali saya lakukan adalah mencari-cari di google apakah ada solusinya. Dan, ternyata tidak ada! Memang sudah umurnya. Satu-satunya cara mengatasi layar yang berbayang adalah dengan ganti layar, dan harganya tidak jauh berbeda dengan unit baru. Jadi, ya sudahlah, dipakai dulu saja sampai benar-benar rusak.

Sedih sih, setiap kali navigasi memang terasa banyak bayangan (sering disebut ghosting), tapi pada saat sudah masuk ke buku sudah tidak lagi terasa. Namun, tetap saja, namanya perangkat sudah tua —lemotnya sudah benar-benar terasa.


Tangerang Selatan, 3 Agustus 2026




Tidak ada komentar:

Posting Komentar