Minggu, 10 Februari 2019

Kenapa Beberapa Tempat Ibadah Tetap Utuh Kena Tsunami

masjid yang utuh selama tsunami aceh 2004
tsunami berasal dari bahasa jepang 津(tsu) yang berarti dermaga dan 波(nami) yang berarti ombak, sehingga secara harfiah bisa diartikan gelombang dermaga atau gelombang pasang. tsunami adalah  serangkaian gelombang pasang yang disebabkan oleh perpindahan massa air dalam jumlah yang sangat besar dari badan air (dari laut, atau juga danau). konon, kata tsunami ini pertama kali dipakai oleh seorang nelayan di jepang jaman dulu yang mendapati dermaganya hancur lebur sekembalinya dari melaut, padahal tidak terjadi apa-apa selama dia mencari ikan di lepas pantai.

tahun 2004 ketika kelas 5 sd, untuk pertama kalinya saya mengetahui istilah tsunami dari kejadian tsunami aceh bulan desember di tahun yang sama. tsunami aceh terjadi setelah gempa bumi 9.1 SR menghantam samudera hindia. kejadian tersebut telah mengakibatkan ribuan nyawa melayang. meskipun demikian, ada satu hal ikonik yang diingat betul oleh orang-orang (termasuk saya juga), yaitu masjid rahmatullah yang masih utuh di antara bangunan lain yang luluh lantak disapu gelombang. wow!

Selasa, 05 Februari 2019

Resolusi 2019 (?)

satu di antara beberapa gambar yang tersimpan di account google photos tertanggal 1 januari 2019
bulan januari 2019 telah habis. secara 'teknis' tahun baru 2019 juga seharusnya sudah terlewat, sehingga secara konvensi, sudah sangat terlewat untuk menulis resolusi di 2019 (tentunya bukan tentang resolusi yang full HD atau 1366 x 768, karena itupun sudah sangat outdated). tapi hari ini adalah chinese new year alias tahun baru imlek. thanks to (alm) gus dur yang ngasih tambahan hari libur. jadi ya masih ada hari raya dan tahun baru untuk menuliskan resolusi, yaitu hari ini.

Rabu, 30 Januari 2019

Gosho Aoyama atau Aoyama Gosho

daftar pustaka dengan mengacu harvard style

waktu sma, kita diajari penulisan daftar pustaka diawali dari nama belakang pengarang, diikuti tanda koma dan nama depannya. tapi, apakah selalu begitu? hmmm

Minggu, 13 Januari 2019

Mitos-mitos di Tanah Jawa dan Kenapa Ia Harus Ada


"le, jangan duduk di depan pintu. nanti susah jodoh!"
padahal ya pada kenyataannya memang belum laku saja. hehehehe gak ding.

pastinya kamu-kamu sekalian pernah kan mendengar peringatan serupa? mitos lain yang tak kalah populer adalah dilarang menduduki bantal, karena bisa bisulan di bokong. ada lagi, kalau main-main ke pantai selatan (parangtritis, dan sebangsanya, yang menghadap laut hindia) gak boleh pakai pakaian warna hijau. katanya, hijau identik dengan nyi roro kidul dan barangsiapa memakai pakaian berwarna hijau di pantai selatan, akan "direkrut" oleh nyi roro kidul. wuuu seram. kenapa mitos-mitos tersebut ada, atau lebih tepatnya... untuk apa? perlukah?