Jumat, 24 Juli 2026

Your Name: Sebuah Perkawinan Tradisi dan Modernitas


あの日・・・星が降った日。それはまるで、夢の景色のように、ただひたすらに・・ 美しい眺めだった 
Hari itu, hari ketika bintang berjatuhan. Semua terlihat seperti pemandangan di dalam mimpi. Tetapi begitu jelas, pemandangan yang begitu indah.

Entah sudah berapa kali saya menonton 君の名は。 atau Your Name, film animasi yang disutradarai 新海誠 (Makoto Shinkai) dan pertama kali tayang pada 2016 lalu. Your Name bercerita tentang kisah percintaan remaja, tapi ternyata tetap bisa ditonton (dan dinikmati) oleh orang yang sudah tidak lagi remaja. Visual yang memanjakan mata, lagu-lagu soundtrack yang memorable, kisah yang tidak cheesy, serta berbagai macam metafora dan simbol-simbol tradisional jepang membuat film ini bisa ditonton berkali-kali tanpa merasa bosan.

Plot film

Spoiler Alert!

宮水三葉 (Mitsuha Miyamizu) adalah seorang siswi SMA di sebuah kota kecil 糸守 (Itomori) yang begitu terpencil dan dikelilingi gunung. Begitu terpencilnya, sehingga kereta hanya lewat 7 atau 8 kali dalam sehari. Dia tinggal bersama neneknya 宮水一葉 (Hitoha Miyamizu) dan adiknya 宮水四葉 (Yotsuha Miyamizu). Ia berasal dari sebuah keluarga shinto yang sangat  konservatif. Ia dan adiknya diajarkan cara membuat kumihimo oleh neneknya —sebuah tali ikat yang dibuat secara manual dengan cara menenun. Ia sangat bosan dengan kehidupan di desa tersebut, sehingga suatu saat ketika dia sedang di area kuil, dia berteriak ingin menjalani kehidupan lain karena kehidupan di tempat tersebut sangat membosankan.

もうこんな町嫌やー!こんな人生嫌やー!
来世は東京のイケメン男子にしてくださーい!
Aku benci kota ini! Aku benci kehidupan yang seperti ini!
Di kehidupan yang mendatang, aku ingin terlahir sebagai pemuda tampan di Tokyo saja!

立花瀧 (Taki Tachibana) adalah seorang siswa SMA di Tokyo. dia tinggal di sebuah apartemen di jantung kota Tokyo bersama ayahnya. Untuk menambah uang jajan, Taki menjalankan beberapa pekerjaan paruh waktu sepulang sekolah.


Suatu ketika, tanpa sebab yang pasti hidup mereka tiba-tiba tertukar

Taki terbangun sebagai Mitsuha dan menjalani hidup di Itomori, dan sebaliknya Mitsuha bangun tidur dalam tubuh Taki dan menjalani kehidupan metropolis di Tokyo. Pertukaran tubuh itu tidak bisa mereka jelaskan mekanismenya, dan seringkali terjadi secara tiba-tiba. Selama bertukar tubuh, Mitsuha dan Taki meninggalkan pesan di handphone masing-masing.

***

Pada suatu malam, diadakanlah festival musim panas di kota Itomori. Sebuah meteor dari pecahan komet Tiamat jatuh dan menabrak danau Itomori. Semua orang yang berkumpul dan hadir di festival itu meninggal dunia (Lini masa 1).

***

Di sisi lain, Taki tiba-tiba tidak bertukar tubuh dengan Mitsuha selama beberapa hari. Ia pun mencoba menghubungi nomor telepon Mitsuha —yang telah Mitsuha tulis selama memasuki tubuh Taki. Namun, nomor telepon itu tidak aktif. Taki pun mengecek aplikasi catatan (notes) di mana Mitsuha biasanya meninggalkan pesan atau wejangan untuk Taki —dan sebaliknya. Entah mengapa, catatan-catatan itu pun lenyap dari handphone Taki.

Karena khawatir, Taki pun beranjak dari Tokyo untuk mengunjungi kota Mitsuha. Hanya bermodalkan sketsa pemandangan kota yang ia gambar dari ingatan, ia bertolak. Entah mengapa, bahkan nama kota itu pun benar-benar hilang dari ingatan Taki. Tanpa sepengetahuannya, Tsukasa yang ia pasrahi untuk menggantikan shift kerja paruh waktunya malah ikut dalam pencarian Taki, termasuk Okudera-senpai yang merupakan team leader dalam pekerjaan Taki. Tanpa sepengetahuan Taki, Tsukasa telah memasrahkan shift (yang seharusnya dia kerjakan) kepada teman mereka, Takagi. Dan bertolaklah mereka dari Tokyo.

Dengan bermodalkan sketsa Itomori, kota demi kota pun mereka jelajahi. Pelosok demi pelosok mereka kunjungi, sambil bertanya kepada warga sekitar "apakah Bapak/Ibu tahu di mana letak kota ini?"

Setelah lelah dan hampir menyerah, mereka bertiga pun mampir di sebuah restoran "Takayama Ramen". Di situlah Taki menemukan titik terang. Bibi pemilik restoran yang melihat sketsa Taki pun bertanya kepada suaminya "Bukankah ini Itomori?" Mendengar nama itu, sontak ingatan Taki pun kembali. Itomori! Itulah kota yang dicarinya selama perjalanan ini.

Seusai menyantap Takayama Ramen, mereka bertiga pun diantar oleh paman restoran dengan mobil pick-up ke sana. Tidak ada apa-apa selain puing dan reruntuhan. Kota Itomori telah luluh lantak dalam bencana meteor tiga tahun silam! Namun,  Taki masih mengingat dengan jelas beberapa minggu yang lalu ketika ia menjalani kehidupan dalam tubuh Mitsuha. Apakah itu semua hanya mimpi?

Mereka pun berkunjung ke perpustakaan terdekat. Dari situ lah Taki menyadari bencana meteor yang telah melenyapkan kota Itomori dan seluruh penduduknya 3 tahun yang lalu. Dia membaca daftar korban, lalu melihat nama keluarga Miyamizu —termasuk Mitsuha Miyamizu. Apakah semua kejadian itu hanya mimpi?

***

Malam harinya, di saat Okudera-senpai dan Tsukasa terlelap di penginapan, Taki diantar oleh paman Takayama Ramen menuju tempat yang ia telah tandai di peta. Suatu tempat sakral bernama Goshintai (御神体), di mana dia —saat menjadi Mitsuha— meletakkan kuchikamizake (sejenis sake yang dihasilkan dengan memfermentasikan nasi yang dikunyah dan dicampukan dengan air). Di suatu hari 3 tahun yang lalu, Mitsuha bersama Yotsuha dan nenek menuju ke sana untuk memberikan persembahan itu. Di sanalah nenek (Hitoha) bercerita mengenai musubi (harfiah: ikatan). Musubi mewakili aliran waktu itu sendiri. Waktu bisa berkumpul, berbentuk, memancat, kusut, terurai, lalu terhubung kembali.  Segala bentuk hubungan antarmanusia —seperti pertemuan, perpisahan, dan ikatan emosional—adalah bagian dari Musubi. Ketika seseorang memasukkan sesuatu ke dalam tubuhnya (seperti makanan, minuman, atau kuchikamizake), jiwa orang tersebut akan terhubung dengan dewa. Proses ini juga disebut Musubi.

Taki memasuki goa yang merupakan goshintai itu. Ia melihat ada dua kendi kuchikamizake. Ia masih ingat, yang satu adalah sakenya sendiri (yang saat itu bertubuh Mitsuha) dan yang lain sake adiknya. Ia membuka kendi sakenya. Menuangkan ke gelas kecil. Saat hendak meminum sake itu, ia terpeleset... Sesaat sebelum tubuhnya terhempas ke bumi, ia melihat ke langit-langit goa —sebuah lukisan komet Tiamat dan pecahannya yang berbelok ke daratan Itomori.

*Bruk*

Taki melihat flash back kehidupan Mitsuha sejak kelahirannya, meninggalnya ibu (Futaba  二葉, yang berarti dua daun), ayahnya yang meninggalkan kuil dan memilih karier politik, hingga hari di mana meteor Tiamat menghantam Itomori.

***

Taki terbangun kembali dalam tubuh Mitsuha. Musubi! Sebagian dari tubuh Mitsuha yang tertinggal di kuchikamizake miliknya telah berhasil mengembalikan Taki ke masa lalu, tepat di pagi hari di mana meteor Tiamat akan menghantam Itomori nanti malam. Inilah kesempatan terakhirnya untuk menyelamatkan seluruh penduduk Itomori!

Taki —melalui tubuh Mitsuha— menyusun rencana bersama teman-temannya, Sayaka dan Teshigawara. Di sela-sela rencana besar itu, Taki menuju ke puncak tertinggi di Itomori, menunggu Kataware-doki, yaitu suatu waktu yang "bukan siang, bukan pula malam", suatu keadaan ketika dunia nyata dan alam gaib bersatu. Di situlah, Taki dan Mitsuha kembali ke tubuh mereka masing-masing. Dan di situ pulalah Mitsuha dan Taki akhirnya bertemu!

「瀧くんがいる!」(Taki ada si sini), kata Mitsuha. 

Momen penuh haru itu hanya berlangsung sesaat. Dan, keduanya pun terpisah saat kataware-doki berakhir. Kembali ke tubuhnya masing-masing, dan ke waktunya masing-masing. Sebelum berpisah, Taki menyerahkan kembali kumihimo yang Mitsuha berikan 3 tahun yang lalu saat mereka bertemu di sebuah KRL. Ikatan yang secara fisik dan metaforis akan berpengaruh pada Lini masa keduanya.

***

Seusai kataware-doki, Mitsuha kembali ke teman-temannya dalam misi menyelamatkan seluruh kota. Berbagai upaya mulai dari meledakkan gardu listrik hingga membuat siaran radio palsu dari stasiun radio sekolah mereka lakoni. Setelah aksi jahil itu ketahuan oleh para otoritas, mereka pun pasrah dengan misi penyelamatan besar itu. Namun, ketika sudah tampak di atas langit sana bahwa meteornya terpecah...

「割れとる!」"Waretoru!" , kata Teshigawara dengan dialek Kansainya.

Para warga pun percaya bahwa bencana besar akan terjadi, mulai mengorganisir diri dan berjalan menuju ke tempat tertinggi di Itomori, yaitu di halaman SMA. Malam itu, 8000 penduduk pun terselamatkan (Lini masa 2).

***

Bertahun-tahun setelah kejadian itu, Taki yang telah lulus kuliah mencari kerja dan mengenakan jas dalam menjalani berbagai wawancara kerja. Ia mengingat-ingat kejadian ketika dia bersama Okudera dan Tsukasa melancong ke Itomori. Dia sama sekali tidak mengingat "mimpi" nya beberapa tahun silam tentang sebuah daerah di pelosok dengan keindahan alamnya, kecuali hanya sebagian kecil tentang pencarian akan sesuatu (atau seseorang).

Di sisi lain, Mitsuha yang telah lama lulus SMA pun menetap di Tokyo setelah kampung halamannya dilenyapkan oleh meteor 8 tahun silam. Setiap bangun pagi, ia menangis, berusaha mencari-cari sesuatu (atau seseorang) yang hilang.

Di suatu pagi, dengan segala kebetulannya, semesta mempertemukan dua orang yang saling mencari itu melalui dua KRL yang saling berpapasan. Ketika mata bertemu mata melalui jendela kaca KRL yang berdesak-desakan, keduanya pun menyadari...

「誰かを探していた)」"Dareka wo sagashiteita" ternyata selama ini aku mencari seseorang!


Setelah turun dari stasiun terdekat, mereka pun saling mencari dan berlarian hingga bertemu di sebuah tangga...

***

Sebuah refleksi

Your Name pada dasarnya bukan sekadar kisah romansa pertukaran tubuh atau bencana alam. Shinkai berhasil memperlihatkan bagaimana tradisi dan modernitas tidaklah bertolak belakang tapi saling melengkapi melalui dua konsep spiritual utama: musubi dan kataware-doki.

Di satu sisi, kota metropolitan Tokyo yang serba cepat digambarkan dengan jadwal part time Taki yang super sibuk dan catatan harian yang tersimpan di smartphone yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari kita. Namun, ketika handphone Taki pun gagal dalam menyimpan ingatan mengenai Mitsuha dan kehidupannya di pelosok Jepang, musubi menjadi satu-satunya jembatan yang menghubungkan keduanya. Perwujudan sebagian diri Mitsuha dalam kuchikamizake telah menghubungkan dirinya kepada Taki sehingga Lini masa 1 (hancurnya Itomori) ketika seisi kota meninggal dunia pun terselamatkan dan terjadilah Lini masa 2 (terselamatkannya warga) ketika mereka bertahan dari bencana meteor.

Kita banyak disuguhkan mengenai multisemesta (multiverse) oleh film-film Marvel. Dalam multisemesta, suatu kejadian di satu semesta dapat menghasilkan keluaran (outcome) di semesta yang lain. Di Your Name, multisemesta itu digambarkan oleh kumihimo yang ditenun oleh Mitsuha. Sebuah tali ikat yang tersimpul dan terurai yang menggambarkan aliran waktu itu sendiri. Hal ini tergambar dari flash back yang dilihat oleh Taki saat terpeleset di dalam goa goshintai.

Pergeseran antara Lini masa 1 dan Lini masa 2 terjadi dalam satu jendela waktu sempit yang disebut kataware-doki. Momen ketika siang dan malam melebur menjadi satu, mengaburkan batas antara dunia nyata dan alam gaib. Di titik transisi inilah dua dimensi waktu dipertemukan. Waktu yang bukan merupakan era Taki maupun Mitsuha, bukan merupakan Lini masa 1 maupun Lini masa 2. Ini memungkinkan Taki dan Mitsuha saling terlepas dari lini masa masing-masing dan mulai menyadari keberadaan satu sama lain.

Pada akhirnya, Your Name memberikan refleksi yang hangat; bahwa canggihnya teknologi modern tidak dapat menggantikan kedalaman tradisi dan ikatan emosional. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang sering membuat kita merasa terasingkan dan mencari-cari sesuatu (atau seseorang) tanpa tahu apa yang kita cari itu, ada sebuah ikatan musubi yang secara fisik terwujud dalam kumihimo yang Taki kembalikan kepada pemiliknya di saat kataware-doki. Hingga akhirnya, mereka menemukan apa yang mereka cari. 誰かを探していた (aku telah mencari-cari seseorang). Dan ikatan musubi yang bertahun-tahun terlepas pun terhubung kembali setelah pertemuan di tangga itu.


Tangerang Selatan, 24 Juli 2026
Akhirnya selesai juga draft ini





Tidak ada komentar:

Posting Komentar