"Buku yang bisa ku baca berulang-ulang, dengan sudut pandang baru dan pengertian baru setiap kalinya." - Life of Pi, Bab 73
beberapa hari yang lalu, di tengah kebosanan akibat gerakan #stayhome atau #dirumahaja akibat pandemi sars-cov-2 atau covid-19 saya membuka rak buku dan menemukan novel yang telah saya baca beberapa tahun yang lalu. novel karya yann martel yang menurut salah satu tokoh di dalamnya mengandung kisah yang akan membuat anda percaya kepada tuhan.
sejujurnya, pertama kali membacanya saya tak menemukan efek "menemukan tuhan" tersebut, tapi rupanya dengan membacanya kembali hal itu disampaikan dengan begitu halus, subtle, dan implisit. review novel tersebut telah saya tulis beberapa tahun silam (ya saat pertama kali membacanya itu), dan di tulisan ini akan saya coba sampaikan apa yang saya dapatkan pada pembacaan yang kedua ini. sebuah kisah petualangan pi yang terombang-ambing di tengah samudera pasifik di atas sekoci dengan seekor harimau benggala (panthera tigris bengalensis) berbobot 225 kg.


