Senin, 25 September 2017

Alasan untuk Bersyukur

kita -homo sapiens, adalah satu-satunya spesies yang memakan dan menikmati makanan pahit. biji kokoa yang jelas-jelas pahit, kita bikin cokelat batangan dan kita mau-mau saja membelinya dengan harga yang lumayan mahal. demikian halnya dengan kopi, sudah jelas pahit tapi kita minum juga, ditambah lagi kita asosiasikan dengan senja dan larik-larik puisi (sebagian orang sih, bukan kita semua). tak lupa pare yang juga berasa pahit yang hakiki, dibuat siomay dan banyak pula yang menyukainya. dan masih banyak lagi, olahan-olahan dari makanan dan minuman yang memiliki citarasa pahit yang kita nikmati.

Sabtu, 23 September 2017

So Many Stories Untold

it's getting rarer and rarer for me to write to write. only one post per month during the last three months. what the hell is wrong? i don't know. the truth is, i really want to write some stories. want to share something over this platform so that one day i can learn and laugh at myself for how silly my past  was.
just not now. first, not so many will read it anyway, or probably it will be just me. second, i think it's not the right time to share it online. there are things you'd rather save for yourself. third, back to first reason.
i hope you all have a good day.

karawang, 23 september 2017
using the office's wifi connection



Senin, 14 Agustus 2017

100wordstory: Love Just Sufficiently

Once a wise man said, "Love someone just sufficiently.” At first, I didn’t understand what he said.
Until one day I met this girl. She was just ordinary at first, just like the others. In fact, many other girls were better. She was just moderately good looking, moderately tall, and moderately fat. But unlike others, she was extremely caring. It made me fall even deeper into her. I’d made her my everything, my whole universe, purpose of life.
Then other day she suddenly left me. Saying "feeling can change" as if nothing happened.
I finally understood what the man said.


Karawang, 14 August 2017
everything written is fictional


Senin, 05 Juni 2017

Jempol Pamungkas

tahun 1950an ketika orang-orang dianggap antisosial karena ngedep koran masing-masing

hello fellas,
memasuki hari ke sepuluh puasa tahun ini, tak terasa ya sudah sepertiga jalan. ada beberapa isu yang berkembang belakangan mengenai tulisan (status fesbuk) seorang siswi dari banyuwangi bernama (facebook) afi nihaya. tulisan berjudul "WARISAN" tersebut lumayan membuat heboh seluruh negeri. ada yang kagum kepadanya, mengundangnya ke acara-acara tv, menjadikannya pembicara di universitas ternama, bahkan ke istana. tetapi di sisi lain, ada pula yang mengecamnya habis-habisan, dengan ancaman fisik hingga pembunuhan. sungguh ngeri sekali ya, pena (atau dalam hal ini keyboard) memang ternyata bisa lebih tajam daripada pedang. setajamnya pedang, jika dihunus paling satu atau dua orang yang kena, sedangkan pena bisa melukai ribuan bahkan jutaan orang.