Tampilkan postingan dengan label Pertama kali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertama kali. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juli 2022

Pertama kali: Nonton di teater 4DX CGV

 

"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk menonton film di teater 4DX CGV.  Awalnya saya kira 4DX itu "hanya" teater biasa dengan layar yang lebih besar, seperti IMAX di bioskop kompetitor. Ternyata saya salah. 4DX itu benar-benar memberikan pengalaman menonton yang sangat ciamik serta lain daripada yang lain.

Kamis, 28 Juli 2022

Pertama kali: berkunjung ke pameran buku Big Bad Wolf (serta Kilas BBW 2022 Jogja)


Suasana pagelaran Big Bad Wolf Tour 2019 Surabaya, Jatim International Expo

"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk mengunjungi pameran buku Big Bad Wolf (selanjutnya disingkat BBW). Saya masih ingat pertama kali mengunjungi BBW pada tahun 2019 silam di Surabaya bersama seorang teman. BBW edisi Surabaya kala itu dilaksanakan pada tanggal 4-14 Oktober, dan kami mengunjungi pameran tersebut satu hari sebelum penutupan, yaitu pada tanggal 13 Oktober 2019. Beberapa tahun sebelumnya, saya telah mendengar tentang event tersebut dari media sosial, dan pada akhirnya saya bisa ikut meramaikannya juga setelah tinggal di Surabaya.

Senin, 25 Juli 2022

Pertama kali: masuk kerja sebagai "Umbi"

Suasana sebelum sumpah PNS dan jabatan fungsional, 1 Desember 2021
"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk bekerja sebagai (C)PNS. Pada hari Senin, 4 Januari 2021 saya pertama kali masuk ke PTRR BATAN di Puspiptek. Sebagai seorang pegawai baru dengan pakaian khasnya (atasan putih polos, bawahan celana bahan hitam), saya dan juga teman-teman lain "celingukan" karena benar-benar clueless ini tuh harus kemana, ngapain, dsb.

Minggu, 24 Juli 2022

Avatar: The Last Airbender bukan kartun anak-anak biasa

  "Air, tanah, api, udara. Dahulu kala ke-empat negara hidup dalam damai. Kemudian, semua berubah ketika negara api menyerang..."

Intro yang sangat ikonik di setiap episodenya, soundtrack yang sangat memorable, karakter-karakter unik, humor-humor ringan, serta flora dan fauna fiktif yang eksotis menjadikan Avatar: The Last Airbender (ATLA) salah satu kartun yang susah dilupakan. Bahkan tetap bisa dinikmati berapa kali pun kita menamatkannya. Acara yang juga berjudul Avatar: The Legend of Aang di beberapa negara ini merupakan salah satu kartun "anak-anak" dari Nickelodeon yang bercerita tentang perang besar yang berlangsung 100 tahun lebih di suatu dunia fiktif yang terdiri dari empat negara (dan berasal dari empat elemen klasik): Api, Air, Tanah, Udara. "Dan hanya Avatar, penguasa keempat elemen yang dapat menghentikannya." Petualangan Aang sang avatar (sekaligus pengendali udara terakhir), bersama teman-temannya diceritakan dengan sangat apik dalam 61 episode yang terdiri dari 3 season, atau dalam istilah Avatar 3 buku yang diberi judul berdasarkan urutan Aang mempelajari pengendalian (bending) elemen: Air, Tanah, Api.

Setelah beberapa kali menonton ulang kartun tersebut dari episode pertama sampai tamat, terutama ketika menontonnya bukan lagi sebagai anak-anak, saya mendapati bahwa kartun tersebut lebih dari kartun biasa. Tidak hanya sekadar baik melawan buruk, ada nilai-nilai politik, sosial, dan kartun tersebut juga mengajarkan bahwa di dunia ini isinya tidak hanya hitam dan putih mutlak, ada juga yang abu-abu. Hal itu tentunya dikemas seringan mungkin untuk menyesuaikan dengan target penontonnya, yaitu usia 7 tahun ke atas. Premisnya sederhana: baik melawan buruk, tapi detail-detailnya sungguh ciamik.

Sabtu, 23 Juli 2022

Pertama kali: Menyetir sendiri di jalan tol


"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk menyetir sendiri di jalan tol. Pengalaman pertama ini saya dapat ketika hendak pulang ke rumah orang tua di Nganjuk, setelah acara pernikahanku di Magelang pada hari Minggu silam.

Pertama kali: membeli rubik


"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk bermain rubik. Beberapa hari yang lalu, ketika membelikan beberapa peralatan bayi tuk keponakan, saya lihat ada satu buah rubik yang dijual di toko bayi tersebut. Saya pikir, kapan lagi akan ketemu, dan memang sejak lama ingin bisa memainkannya. Jadi saya beli dulu kubusnya, masalah belajarnya kumaha engke.

Senin, 18 Juli 2022

Ayam geprek di Jakarta

ayam geprek

 disclaimer: Jakarta yang saya maksud di sini adalah Jabodetabek.

Senin, 02 Mei 2022

Pertama kali: lebaran di perantauan

 
"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk merayakan lebaran jauh dari rumah. Pada lebaran 2021 kemarin (1 Syawal 1442), saya tidak pulang kampung karena anjuran (atau ancaman) dari pemerintah. "PNS tidak boleh mudik saat lebaran." Ya sudah cari aman saja, kan. Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selasa, 19 April 2022

Pertama kali: membaca buku berbahasa Inggris

 "There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk membaca buku berbahasa asing, atau dalam kasus saya bahasa Inggris. Saya masih ingat buku berbahasa Inggris pertama yang saya beli dan baca, berjudul Hitman Anders and the Meaning of It All, karangan Jonas Jonasson, yang sampulnya seperti gambar di atas. Dari situ kemudian "petualangan" membaca buku-buku impor berbahasa Inggris dimulai.

Senin, 18 April 2022

Pertama kali: Super Mario Bros.

"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk mengenal dan memainkan video game. Suatu ketika pas masih SD, entah kelas 4 atau 5, saya melihat di televisi tetangga ada sebuah permainan yang terpasang  di sana. Hmmm, menarik. Di game tersebut, tokoh utama yang berwarna merah menyunduli batu bata, mengambil koin, dan membunuhi musuh-musuhnya dengan cara diinjak. Game itu adalah Super Mario Bros.

Minggu, 17 April 2022

Pertama kali: tes swab PCR


"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk tes swab PCR. Kira-kira setahun yang lalu, saya melakukan tes swab PCR untuk pertama kalinya sebagai syarat masuk kantor di Kawasan Nuklir Serpong. Waktu itu biayanya masih mahal banget, yaitu 900 ribu per tes, dan hasilnya baru didapat H+1 alias esok harinya.

Sabtu, 16 April 2022

Pertama kali: les komputer

Sebuah komputer retro. Tentu saja ini paling canggih di jamannya.

 "There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk belajar menggunakan komputer. Mungkin ini adalah salah satu hal yang anak-anak zaman sekarang tidak tahu, bahwa dulu (gak dulu banget sih, tahun 2000an awal) untuk (sekadar) bisa memakai atau mengoperasikan komputer itu harus kursus dulu. Teknologi memang berkembang dengan begitu pesatnya. Anak-anak yang lahir tahun 2000an ke atas sudah sangat terpapar teknologi sejak dini. Semakin ke sini, komputer sudah bukan lagi merupakan barang mewah. Tidak sampai satu generasi berlalu, komputer telah bertransformasi dari luxury goods menjadi necessity goods.

Jumat, 15 April 2022

Pertama kali: naik KRL

Peron di lantai 2 Stasiun Manggarai

"There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk naik kereta rel listrik (KRL). Kira-kira 6 tahun yang lalu, ketika mengerjakan tugas akhir di Lab. R&D Pertamina Pulogadung, saya pertama kali naik KRL. Usiaku waktu itu sudah 22 tahun, tapi baru pertama naik KRL. Ya bagaimana lagi, lagi-lagi di Kabupaten Nganjuk tempatku dilahirkan dan dibesarkan tidak ada yang namanya KRL.

Kamis, 14 April 2022

Pertama kali: nonton di bioskop

 "There is a first time for everything."

Ada banyak hal yang baru bagi kita, termasuk menonton film di bioskop. Saya masih ingat film yang pertama kali saya tonton di bioskop waktu masih kuliah di Jogja dengan beberapa teman. Iya, saya pertama kali nonton di bioskop itu waktu kuliah, maklum lah tidak ada satu pun bioskop di Kabupaten Nganjuk, tempatku dilahirkan dan dibesarkan. Film itu berjudul Comic 8, yang pertama kali tayang tahun 2014 silam.